Fandom

Narutopedia Indonesia

Iblis di Dalam Salju

1.163pages on
this wiki
Add New Page
Comments0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Iblis di Dalam Salju
Zabuza's Last Moments.PNG
(ザブザ雪に散る…, Zabuza Yuki ni Chiru…)
Data Episode
Episode:
Naruto #19
Sebelumnya:
Selanjutnya:
Masa:
Manga:
Penerbitan
Jepang:
13 Februari 2003
Inggris:
14 Januari 2006
Nonton Online
Penampilan Pertama
Karakter
Benda
Iblis di Dalam Salju (ザブザ雪に散る…, Zabuza Yuki ni Chiru…) adalah episode 19 dari anime Naruto asli.

RingkasanEdit

Gatō mengatakan kepada Zabuza bahwa ia berencana untuk mengkhianatinya sejak pertama dan memerintahkan anak buahnya untuk membunuh sang ninja pelarian itu. Zabuza mengatakan kepada Kakashi bahwa pertarungan mereka telah berakhir, dan Kakashi setuju.

Gatō menendang mayat Haku, yang membuat Naruto marah, tetapi Zabuza tidak terpengaruh, mengatakan bahwa ia menggunakan Haku sebagai senjata sama seperti Gatō menggunakannya. Naruto tidak dapat menerima ini dan mulai menangis, mengatakan bahwa Zabuza itu berharga bagi Haku dan memberikan semuanya agar Zabuza dapat mencapai tujuannya.

Tergerak oleh tangisan dan perkataan Naruto, Zabuza mengungkapkan tangisannya dan mengakui pengorbanan Haku. Tanpa menggunakan lengannya yang telah dimobilisasi oleh Kakashi, Zabuza meminjam kunai milik Naruto, menggigitnya mengunakan giginya, dan bergerak menyerang Gatō. Zabuza ditusuk berulang kali oleh preman Gatō tapi masih dapat membunuh atasan para preman itu meskipun terluka parah.

Sementara itu, Tim 7 lega menemukan bahwa Sasuke masih hidup, yang dengan sengaja mengenai bagian yang tidak fatal oleh Haku. Anak buah Gatō ketakutan akan para penduduk desa Negeri Ombak yang datang untuk melindungi Tazuna dan desa mereka.

Setela itu, Zabuza yang terluka meminta Kakashi untuk menaruhnya di samping Haku. Sebelum meninggal, Zabuza berkata bahwa ia ingin pergi ke tempat yang sama dengan Haku, dan Kakashi berkata bahwa ia percaya mereka akan pergi ke tempat yang sama bersama, melihat perubahan hati Zabuza pada akhirnya.

Tim 7 menguburkan dua ninja itu di tempat yang damai, meninggalkan pedang Zabuza, Kubikiribōchō, sebagai penanda kuburannya. Naruto yang tidak puas dengan gagasan bahwa ninja harus berusaha untuk tidak hanya sekedar menjadi alat, dan dia mendeklarasi bahwa ia akan menemukan jalan ninjanya sendiri.

Naruto mengucapkan salam perpisahannya kepada Inari, dan tim itu pulang ke desa mereka, Konohagaure. Setelah mereka sukses dalam misi, Tazuna memutuskan untuk menamai jembatan yang telah selesai dengan nama Jembatan Besar Naruto.

TriviaEdit

  • Di manga, ketika menyerang Gatō, Zabuza memotong kepalanya, bukan memotongnya lalu mendorongnya hingga jatuh ke laut.

Also on Fandom

Random Wiki