Wikia

Narutopedia Indonesia

Minato Namikaze

972pages on
this wiki
Bicara0
Harap diperhatikan bahwa ini adalah artikel Narutopedia Indonesia tentang karakter. Jika anda mencari artikel tentang episode Naruto: Shippūden anda harus lihat Hokage Keempat.
Minato Namikaze[1][2][3][4]
Minato Namikaze.png
(波風ミナト, Namikaze Minato)
Hokage Keempat (四代目火影, Yondaime Hokage), Si Kilat Kuning Konoha (木ノ葉の黄色い閃光, Konoha no Kiiroi Senkō; TV Inggris "Yellow Flash of the Leaf")[5], Anak dalam Ramalan (予言の子, Yogen no Ko)[6], Juru Selamat Dunia (この世の救世主, Kono Yo no Kyūseishu)[6]
Penampilan Pertama
Manga:
Anime:
Film:
Permainan:
Naruto: Ultimate Ninja
Animasi Video Original:
Tampil di:
Anime, Manga, Permainan dan Film
Pengisi Suara
Jepang:
Inggris:
Pribadi
Tanggal Lahir:
Jenis Kelamin:
Usia:
Bagian II: 24
Tinggi:
Bagian I: 179.2 cm
Berat:
Bagian I: 66.1 kg
Golongan Darah:
B
Klasifikasi:
Pekerjaan:
Afiliasi:
Tim:
Tingkatan
Tingkatan Ninja:
Bagian I: Kage
Registrasi Ninja:
006510
Umur Lulus Akademi:
10
Jenis Elemen
Keluarga

Minato Namikaze (波風ミナト, Namikaze Minato) dulunya adalah Hokage Keempat (四代目火影, Yondaime Hokage; Secara harfiah berarti "Bayangan Api Keempat") dari Konohagakure. Selama hidupnya ia sangat dikenal karena kecepatannya, membuatnya mendapat julukan Si Kilat Kuning Konoha (木ノ葉の黄色い閃光, Konoha no Kiiroi Senkō; TV Inggris "Yellow Flash of the Leaf"). Dia gugur selama Serangan Ekor-Sembilan di Konoha, mempertaruhkan hidupnya untuk menyegel setengah Ekor-Sembilan kepada putranya yang baru lahir, Naruto Uzumaki.

Latar Belakang Edit

Awal kehidupan Edit

Team jiraiya.png

Minato di Tim Jiraiya.

Minato memasuki Akademi Konoha dengan mimpi mendapatkan penghormatan dan pengakuan penduduk desa dengan menjadi Hokage.[7] Saat Kushina Uzumaki pindah ke Konoha, ia ditempatkan di kelas yang sama dengan Minato. Minato langsung tertarik pada rambut merah terangnya, mencatat itu indah. Minato adalah seorang anak ajaib alami sebagai seorang ninja, orang-orang yang dianggap muncul hanya sekali dalam satu generasi.[8] Ketika ia menjadi tim Genin di bawah pimpinan Jiraiya, Jiraiya mengambil minat khusus pada Minato dan membawanya sebagai muridnya, mengajarkan banyak kemampuan untuk dirinya sendiri.[9]

Minato saves Kushina.png

Minato menyelamatkan Kushina.

Bertahun-tahun kemudian, setelah mereka lulus dan menjadi seorang ninja, Kushina diculik oleh ninja Kumogakure. Konoha berupaya untuk mendapatkannya kembali, tapi hanya Minato yang mengetahui jejak Kushina karena melihat helai rambut merah yang Kushina tinggalkan untuk menandai jalan. Minato, bertindak sendiri menyelamatkannya dari penculiknya.[10] Dalam perjalanan mereka kembali ke Konoha, Minato menyatakan kekagumannya terhadap rambutnya, menyebabkan Kushina – yang sebelumnya percaya Minato "tidak dapat diandalkan" dan bahkan "feminin"[11] – jatuh cinta padanya. Beberapa waktu kemudian, dengan keterampilan yang luar biasa Minato, Jiraiya percaya dia mungkin Anak dalam Ramalan, seseorang yang suatu hari nanti akan menyelamatkan dunia.[12]

Kilat Kuning Konoha Edit

Team Minato.png

Tim Minato.

Minato dan Kushina beberapa waktu setelah peristiwa penculikan, dan dengan kasih Minato Kushina mampu mengontrol Ekor-Sembilan yang disegel ke dalam dirinya serta akhirnya mereka akhirnya menikah. Dari pengamatan terhadap bola monster berekor, Minato memulai proses tiga tahun menciptakan Rasengan, yang merupakan bentuk transformasi tertinggi. Dia menghabiskan sisa hidupnya berusaha untuk menggabungkan dengan transformasi alamnya sendiri.

Setelah membuktikan dirinya seorang ninja dan bertanggung jawab, Minato ditempatkan bertugas untuk timnya sendiri, yang terdiri dari Rin Nohara, Obito Uchiha, dan Kakashi Hatake. Dalam anime, Hokage Ketiga memberi Minato tugas khusus membantu Kakashi mengatasi kepahitan yang disebabkan oleh kematian ayahnya dan mengingatkan dia tentang unsur manusia dalam menjadi seorang ninja.[13] Minato memberi timnya tes bell pada pembentukannya untuk mengajari mereka nilai kerja sama tim.[14] Meskipun mereka lulus tes, Kakashi tetap menjadi pendukung setia memprioritaskan misi tim, menyebabkan konflik dengan Obito. Minato melakukan yang terbaik untuk menjaga hubungan baik keduanya.

Ketika Konoha terlibat dalam Perang Dunia Shinobi, kewajiban Minato menjadi terpecah antara melatih murid-muridnya dan membantu upaya perang. Selama misi ke Kusagakure untuk menghancurkan Jembatan Kannabi, Minato memberi kepemimpinan misi untuk Kakashi - yang baru saja diangkat menjadi Jōnin - sementara ia menuju ke garis depan. Dia bertemu dengan sisa ninja Konoha dan seorang diri menyapu habis kekuatan dari Iwagakure. Dalam anime, kemenangannya dalam pertempuran melawan seribu Ninja meyakinkan Tsuchikage Ketiga untuk menyerah.[15] Ketika ia kembali menuju timnya, kemudian ia menemukan Kakashi dan Rin dan dikelilingi oleh Ninja-Iwa, Obito telah hilang. Dia menyelamatkan mereka, membantu mereka menyelesaikan misi mereka yang sebenarnya setelah mereka pulih, dan kembali ke Konoha dengan dilangsungkannya upacara penghormatan kepada Obito.[16] Kewajiban lain Minato nantinya akan mengulangi tragedi kematian Obito: Sementara ia pergi pada misi lain, Rin diculik oleh Kirigakure dan meninggal selama upaya Kakashi untuk menyelamatkan dia.

A attacks Minato.png

A menyerang Minato.

Minato juga bertemu A dari Kumogakure beberapa kali selama perang.[17] Dalam pertemuan pertama mereka, Minato dan A membandingkan kecepatan mereka, dengan Minato membuktikan lebih cepat. Ia menerima perintah untuk mundur sebelum pertarungan mereka bisa diselesaikan, tapi dia berlama-lama untuk memuji A dan saudaranya, B, seorang jinchūriki seperti Kushina; ia mendorong A untuk mengurus B dan ingat dia adalah seseorang manusia. Saat A mengejar Minato, Minato balik bergerak melawan B, mengancam akan membunuhnya jika A tidak membiarkan dia dan timnya pergi.[18] Minato yakin dia dan A akan bertemu suatu hari nanti sebagai Kage.[19]

Hokage Keempat Edit

Minato becomes hokage.png

Minato menjadi Hokage.

Karena penapilannya selama Perang, Minato dipilih atas Orochimaru untuk menjadi Hokage Ke-4.[20] Dia mengajarkan Teknik Terbang Dewa Guntur ke Pasukan Penjaga Hokage untuk lebih baik membantu mereka dalam tugas mereka melayani Hokage pada waktu tertentu.[21] Dalam anime, dia juga mencoba untuk membantu Kakashi, yang telah menjadi Anbu, setelah jatuh dalam kegelapan karena kematian Obito dan Rin. Selama perpindahan bertahap tanggung jawab antara Hokage, Hokage Ketiga menyarankan Minato untuk mengembalikan nilai hidup Kakashi dengan menugaskan dia dengan melindungi Kushina selama kehamilannya.[22]

Kushina And Minato.PNG

Minato dan Kushina, menjadi calon orang tua.

Sebagai jinchūriki, ketegangan muncul karena melahirkan akan melemahkan segel Ekor-Sembilan dalam diri Kushina. Oleh karena itu tindakan pencegahan khusus harus diambil: kelahiran akan diam-diam dilaksanakan di lokasi terpencil di luar desa, dengan penjagaan di seluruh wilayah dan beberapa penjaga Anbu sebagai perlindungan ekstra. Minato tidak terlalu khawatir tentang kelahiran, dan bahkan memberi Kakashi hari libur dalam rasa syukur atas pekerjaan yang baik. Dia dan Kushina telah memutuskan nama untuk anak mereka, "Naruto", setelah membaca karakter utama buku pertama Jiraiya, berharap Naruto mereka akan sama seperti karakter dalam buku tersebut (dan dengan demikian penulisnya). Jiraiya mencoba meyakinkan mereka untuk membuat pilihan yang berbeda karena itu akan membuat dia menjadi wali Naruto, tetapi mereka bersikeras bahwa ini adalah hal yang terbaik.[23]

Naruto lahir pada malam 10 Oktober. Hanya beberapa saat setelah kelahiran, Minato mulai membuat persiapan untuk mengembalikan segel Ekor-Sembilan yang melemah, tapi ia terganggu oleh kedatangan seorang pria bertopeng, atau dikenal sebagai Tobi. Tobi membunuh penjaga Anbu dan bidan serta mengambil sandera bayi Naruto, mengancam untuk membunuhnya jika Minato tidak mundur dari Kushina. Minato segera mengambil Naruto kembali dari dia, namun tidak sadar kertas peledak telah ditanam di Naruto. Minato terpaksa berteleportasi menjauh untuk menjaga Naruto dari bahaya, memungkinkan Tobi untuk melarikan diri dengan Kushina. Ia menemukan tempat yang aman untuk Naruto dan berteleportasi ke Kushina tepat pada waktunya untuk menyelamatkan dia dari dibunuh oleh Ekor-Sembilan, yang diambil dari tubuhnya oleh Tobi. Dia mempersatukan kembali ibu dan anak sebelum menuju keluar untuk melindungi desa.[24]

Minato vs Tobi.png

Minato bentrok dengan pria bertopeng.

Minato kembali ke desa pada tahap awal dari Serangan Ekor-Sembilan di Konoha, tiba pada waktunya untuk menteleportasi sebuah Bola Monster Berekor sebelum menghancurkan Monumen Hokage. Dia berusaha untuk mencapai Ketiga Hokage sehingga ia bisa memberitahukan kepadanya tentang apa yang terjadi, tapi digagalkan oleh Tobi, yang mencoba membawa dia pergi. Minato bereaksi tepat waktu untuk melarikan diri, tetapi Tobi mengejarnya. Karena Tobi mengendalikan tindakan Ekor-Sembilan, mengalahkan dia adalah yang terpenting untuk menyelamatkan Konoha. Minato awalnya berjuang untuk berhasil menyerang dia tapi, setelah beberapa serangan gagal, ia akhirnya memukulnya dengan Rasengan dan menandai dia dengan segel Terbang Dewa Guntur, sehingga dia bisa berteleportasi ke Tobi kapan pun dia mau. Dia kemudian menggunakan Segel Kontrak pada Tobi untuk melepaskan Ekor-Smbilan dari kekuasaannya, memaksa dia untuk melarikan diri.[25]

Minato summons the Shinigami.png

Minato menggunakan Iblis Kematian Memakan Segel.

Tidak lagi dikendalikan, Ekor-Sembilan mulai mundur dari desa, meskipun terus menyerang ninja Konoha yang mengejarnya. Seperti mempersiapkan Bola Monster Berekor lainnya, Minato sekali lagi tiba pada waktunya untuk menghentikannya, kali ini dengan menjatuhkan Gamabunta di atasnya. Dia menyuruh Gamabunta tetap menahan sementara ia mengumpulkan chakra yang dibutuhkan untuk mengangkut Ekor-Sembilan ke lokasi Naruto dan Kushina, di tempat yang sangat jauh dari desa. Kushina mengendalikan dan memasang penghalang sehingga tidak bisa melarikan diri sementara mereka memutuskan apa yang harus dilakukan. Sudah pasti meninggal akibat pengeluaran Ekor-Sembilan, Kushina menawarkan untuk mati bersama membawa sang Monster Berekor. Minato menolak ini, percaya kekuatan Ekor-Sembilan akan diperlukan di masa depan jika dan ketika Tobi menyerang lagi. Mengingat kata-kata Jiraiya tentang "Anak dalam Ramalan", Minato memutuskan bahwa Naruto adalah anak itu dan bahwa ia suatu hari nanti akan menyelamatkan dunia. Untuk mempersiapkan Naruto terhadap hal ini, Minato membuat Naruto menjadi jinchūriki baru Ekor-Sembilan sehingga ia bisa memanfaatkan kekuatannya.

Minato and Kushina protect Naruto.png

Minato dan Kushina melindungi Naruto.

Karena chakra Ekor-Sembilan terlalu besar untuk disegel ke ke bayi, Minato menggunakan Iblis Kematian Pemakan Segel untuk membagi chakra menjadi setengah, menyegel setengah Yin di dalam dirinya. Menyadari apa yang mereka rencanakan, Ekor-Sembilan mencoba untuk membunuh Naruto, tapi Minato dan Kushina menggunakan dirinya sebagai perisai. Minato memanggil Gerotora, memberinya kunci untuk segel yang ia gunakan pada Naruto, dan mengirimnya ke Jiraiya. Sementara itu, Kushina mengatakan Naruto betapa orang tuanya mencintainya, yang diperbantukan Minato. Akhirnya dia menygel Ekor-Sembilan Yang setengah ke Naruto, serta memasukkan chakra Kushina ke dalam segel sehingga dia suatu hari nanti bisa membantu Naruto dengan belajar untuk mengontrol Ekor-Sembilan.[26] Dia juga memberi beberapa chakra sendiri, juga memrogram untuk aktif jika segel itu akan rusak sehingga ia bisa mengembalikannya.[27] Melihat Hokage Ketiga di dekatnya, Minato menyampaikan kepadanya permintaan akhir untuk desa Konoha: memikirkan Naruto sebagai pahlawan dan bukan wadah seekor monster yang menyebabkan begitu banyak kematian dan kehancuran.[28] Dengan itu, jiwanya dimakan oleh Shinigami-gamiooo

Warisan Edit

Hokage Ketiga melakukan yang terbaik untuk melihat Naruto keluar akan tetapi sangat sedikit yang mampu melepaskan kebencian mereka terhadap Kyuubi itu dari Naruto meskipun keinginan terakhir Minato bahwa anaknya dianggap sebagai pahlawan. Hokage Ketiga melarang siapa pun dari berbicara tentang Kyuubi, berharap bahwa generasi muda tidak akan membabi buta membenci Naruto sebagai sampah desa itu. Dia juga menyembunyikan hubungan Naruto untuk Minato untuk menjaga dia aman dari musuh ayahnya,[29] dan sebaliknya melakukan yang terbaik untuk memberikan Naruto kehidupan yang nyaman, meskipun dia menjadi yatim piatu dan dikucilkan dari desa. Selama bertahun-tahun Naruto tidak tahu identitas orangtuanya, dan tidak menanyakan ke sebagian besar Konoha.

Dengan kematian Minato, Hokage Ketiga dipaksa untuk melanjutkan posisinya sebagai Hokage, peran dia isi sampai kematiannya, ia tidak pernah mampu menemukan pengganti sekaliber Minato. Minato sendiri dianggap sebagai pahlawan desa,[30] dan, memang, salah satu ninja yang paling besar yang pernah dihasilkan Konoha, begitu banyak sehingga penduduk desa akan menyesali kematian dininya ketika tragedi terjadi bertahun-tahun kemudian di desa. Karena Minato tidak pernah bisa memberitahu siapa pun dan apa yang terjadi selama serangan Sembilan-ekor, penduduk desa berkesimpulan mereka sendiri dan Uchiha dicurigai bertindak. Jiraiya mengakui bahwa Minato tidak akan menyesegel Sembilan-ekor ke anaknya sendiri kecuali dia punya alasan yang baik dan bahwa Minato dimaksudkan Naruto untuk mendapatkan kontrol dari Sembilan-ekor, tetapi tidak pernah bisa menyimpulkan mengapa.[31]

Meskipun Naruto tidak tahu tentang hubungan dengan Minato di sebagian besar hidupnya, ia sangat mengagumi Hokage Keempat, mengingat dia seorang pahlawan yang memberikan hidupnya untuk desa, menunjukkan kemarahan ketika Tsunade berbicara buruk tentang dia,[32] dan menjadi gembira setiap kali Jiraiya atau Kakashi menyebutkan kemiripannya dengan Minato.[33] Sebelum Naruto meninggalkan Konoha untuk memulai pelatihan dengan Jiraiya, dia melihat kepala Hokage Keempat diukir dan memintanya untuk merawatnya.[34] Setelah mempelajari kebenaran tentang hubungannya dengan Minato dan meskipun shock karena ayahnya sendiri membuatnya menjadi jinchūriki, Naruto bangga menjadi anak Hokage Keempat.[35] Tahun setelah kematiannya, Killer B terkejut ketika ia menemukan bahwa Minato menciptakan teknik yang sama dengan Bola Monster Berekor: Rasengan.

Referensi Edit

  1. Buku Data Pertama, halaman 120
  2. Buku Data Kedua, halaman 146-149
  3. Buku Data Ketiga, halaman 163
  4. Buku Data Keempat, halaman 172-175
  5. Bab 240, halaman 11
  6. 6,0 6,1 Bab 503, halaman 17
  7. Bab 498, halaman 13
  8. Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama c367
  9. Bab 144, halaman 4
  10. Bab 498, halaman 15
  11. Bab 498, halaman 11
  12. Bab 503, halaman 15
  13. Naruto: Shippūden episode 385
  14. Naruto: Shippūden episode 360
  15. Naruto: Shippūden episode 349
  16. Bab 244
  17. Bab 541, halaman 8
  18. Bab 543, halaman 1-3
  19. Bab 542, halaman 12-17
  20. Bab 450, halaman 15
  21. Bab 562, halaman 13
  22. Naruto: Shippuden Episode 351
  23. Bab 382, halaman 8-11
  24. Bab 501
  25. Bab 503
  26. Bab 504
  27. Bab 439, halaman 15
  28. Bab 2, halaman 13-14
  29. Naruto bab 440, halaman 5
  30. Naruto bab 1, halaman 12
  31. Naruto bab 370, halaman 12-13
  32. Naruto bab 158, halaman 9
  33. Naruto bab 321, halaman 12
  34. Naruto bab 238, halaman 15-16
  35. Naruto bab 440, halaman 3-7


Didahului oleh:
Hiruzen Sarutobi
Menjabat sebagai Hokage Keempat Diteruskan oleh:
Tsunade

Around Wikia's network

Random Wiki