FANDOM


Ini adalah artikel tentang karakter. Untuk artikel tentang bab, menuju ke Sarada Uchiha. Untuk kegunaan lain, lihat Sarada Uchiha (disambiguasi).

Sarada Uchiha (うちはサラダ, Uchiha Sarada) adalah seorang kunoichi dan anggota klan Uchiha dari Konohagakure. Karena dia tumbuh dewasa tanpa ayahnya, Sarada pada awalnya berjuang untuk memahami siapa dirinya atau apa yang seharusnya dia lakukan. Setelah bertemu dengannya dengan bantuan Naruto Uzumaki, Sarada mengetahui bahwa dia dirinya ada karena koneksi yang dia miliki dengan orang lain dan sebagai anggota Tim Konohamaru, dia berusaha untuk suatu hari menjadi Hokage sehingga dia dapat terhubung dengan sebanyak mungkin orang.

Latar Belakang

Sakura pokes Sarada

Sakura meyakinkan Sarada bahwa mereka berdua sangat penting untuk Sasuke.

Sarada merupakan putri dari Sasuke dan Sakura. Sejak Sakura menolak untuk meninggalkan Sasuke selama perjalanannya, bahkan saat dia hamil, Sarada lahir di salah satu persembunyian Orochimaru dengan Karin memberi bantuan sebagai bidan. Dengan demikian, tidak ada catatan kelahirannya yang tersedia di Rumah Sakit Konoha.[2][3] Dia dibesarkan di desa Konoha hanya oleh ibunya, karena ayahnya menjalankan sebuah misi jangka panjang untuk mencari tahu ancaman yang Kaguya Ōtsutsuki sedang persiapkan, meskipun Sarada masih mengingat ayah dan ibunya memegang tangannya ketika dia adalah balita, yang mengisyaratkan bahwa Sasuke adalah bagian dari hidupnya untuk beberapa tahun pertama sebelum berangkat ke misinya. Di beberapa titik, Sarada menjadi sakit dan setelah itu, mulai memakai kacamata. Karena tidak ada ayahnya, Sarada sering mempertanyakan di mana ayahnya, serta identitas dirinya sendiri.[4]

Kepribadian

Kepribadian Sarada diwarisi dari kedua orang tuanya. Namun, Naruto Uzumaki mencatat bahwa tingkah lakunya mirip dengan ibunya.[5] Sementara itu Sarada adalah gadis yang ramah, mudah bergaul, dan sopan, dia memiliki sisi tempramen mirip dengan ibunya, dan tidak mau kalah saat berargumen; dia juga telah mewarisi kata kebiasaan Sakura, "Shannarō!" (しゃーんなろー). Seperti ayahnya, ia memiliki sikap penyendiri dan tenang, kecuali diprovokasi.[6] Sarada memiliki keterikatan dekat dengan orang tuanya, yang dia panggil dengan "Papa" dan "Mama", meskipun berpisah dari ayahnya selama bertahun-tahun. Tidak seperti orang tuanya di masa kecil mereka, Sarada tidak pernah terlalu percaya atau terobsesi dengan anak laki-laki, tapi sederhana dan memperlakukan teman-teman sekelasnya dengan baik, terutama Chōchō Akimichi dan Boruto Uzumaki. Meskipun Sarada sering bertengkar dengan Boruto dan bersaing dengan dia, mereka adalah teman dekat dan Sarada sangat peduli padanya. Sarada bahkan mendorong ayahnya untuk membuat Boruto menjadi muridnya setelah dia menyaksikan usaha Boruto untuk mencoba untuk mempelajari Rasengan. Ketika Sasuke akhirnya memutuskan untuk menerima Boruto sebagai muridnya, Sarada menjadi bersemangat. Setelah Boruto memberitahu Sarada bahwa ia akan melindungi Sarada ketika telah menjadi Hokage, Sarada tersipu malu sambil menatap Boruto dengan takjub karena pada saat yang sama Boruto mengatakan bahwa ia ingin menjadi seorang ninja seperti Sasuke. Sarada juga adalah anak yang penasaran; terlepas dari sifat Boruto yang menjengkelkan, Sarada membuntuti Boruto di sekitar desa, dan mengamati dia. Sarada datang pada kesimpulan bahwa mereka memang memiliki sesuatu yang sama (keduanya ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan ayah mereka). Sarada juga memiliki rasa hormat yang besar untuk Naruto, dan itu karena kekagumannya dan baginya inilah dasar tujuannya untuk menjadi Hokage.[7]

Penampilan

Sarada

Sarada dalam penampilan penuh.

Kemampuan

Kecakapan fisik

Kecakapan dan Pengendalian Chakra

Dōjutsu

Sharingan

Sarada's Sharingan

Sharingan Sarada.

Sarada mampu mewujudkan Sharingan pada usia yang sangat muda, dengan pengalaman bertemu ayahnya memacu kebangkitannya. Sharingannya memiliki satu tomoe di setiap mata.[8] Ini memberinya kemampuan untuk mengamati dan membedakan aliran chakra,

Trivia

  • Sarada (サラダ) adalah pengucapan Jepang dari kata Perancis "salade". Namanya juga berasal dari Saraswati, dewi pengetahuan Hindu. Itu juga merupakan nama Sarada Devi; istri dan rekan spiritual Ramakrishna.

Kutipan

  • (Untuk Sakura tentang Boruto) "Tapi kau tahu... sebenarnya... dia menyerupaiku sedikit. Ketika datang ke Papa... itu benar-benar shannaro!" [9]
  • (Untuk dirinya sendiri tentang menjadi seorang ninja) "Aku tidak mengerti... jadi apa jika Anda lulus ujian itu? Apa mereka semua berusaha untuk menjadi? Ninja...? Jadi bagaimana jika Kau menjadi seorang ninja? Apa sih arti menjadi seorang ninja? Ninja ini, Ninja yang... ini menyebalkan."[10]
  • (Untuk Boruto tentang bento buatan Hinata) "Dan, bento tidak hanya untuk dimakan, kan? Makan yang disiapkan untukmu terutama oleh orang yang tercinta..."[11]
  • (Untuk Naruto setelah percaya Karin adalah ibu kandungnya) "Mengapa aku harus pergi membantu seseorang yang bukan ibuku atau bahkan apa-apa padaku!!! Aku diam begitu lama, Aku tidak tahu apa-apa tentang siapa lagi!"[12]
  • (Untuk Boruto setelah menyadari cinta sejati orangtuanya pada dia) "Ini seperti aku bisa memberikan makan siang kepada semua orang di seluruh desa, sehingga... bukan... Aku sudah memutuskan untuk menjadi Hokage."[13]

Referensi

  1. Zai no Sho, halaman 29
  2. Naruto bab 700+2, halaman 6
  3. Naruto bab 700+10
  4. Naruto bab 700 + 2, halaman 9-13
  5. Naruto bab 700+4, halaman 13
  6. Naruto bab 700+1
  7. Boruto: Naruto Movie
  8. Naruto bab 700+4
  9. BNaruto bab 700, halaman 18
  10. Naruto bab 700+1, halaman 4
  11. Naruto bab 700+3, halaman 6
  12. Naruto bab 700+7, halaman 22
  13. Naruto bab 700+10

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.